Makalah Anthozoa
a.
Pengertian
Anthozoa adalah kelas dari anggota hewan tak bertulang belakang yang termasuk dalam filum Cnidaria. Anthozoa berasal dari bahasa Yunani, anthos berarti bunga, dan zoon berarti
hewan. Anthozoa berarti hewan yang bentuknya seperti bunga atau hewan bunga,
yang meliputi anemon laut serta hewan-hewan karang. Anthozoa
hidup sebagai polip.
Oleh Phil
Myers dan John B.
Para Anthozoa Kelas mencakup
berbagai hewan yang memiliki polip dengan penampilan seperti bunga. Dalam
bentuk ini, rongga gastrovascular besar. Hal ini dibagi oleh dinding atau
septa, yang timbul sebagai lipatan dari dinding tubuh. Lipatan ini, bersama dengan
mulut dan faring, biasanya diatur dalam pola biradially simetris.
Anthozoans meliputi anemon laut,
berbagai karang, kipas laut, dan pena laut. Anemon laut adalah polip karnivora
yang cukup besar, berkisar sampai 200mm panjang. Mereka cenderung berwarna
cerah. Sebagian besar spesies hidup di air hangat. Mereka memakan ikan yang
ditangkap dengan cara nematocysts banyak di tentakel mereka. Hewan ini dikenal
karena simbion mereka. Ini termasuk jenis ikan yang benar-benar hidup di antara
tentakel anemon dari besar, entah bagaimana menghindari kontak mematikan dengan
nematocysts. Anemon lain memiliki hidup alga uniseluler dalam jaringan mereka,
dari mana mereka mungkin memperoleh beberapa nutrisi. Namun orang lain memiliki
hubungan simbiotik dengan kepiting pertapa, yang mengumpulkan para anemon dan
menempatkannya pada kerang siput bahwa kepiting menempati. Para anemon
mendapatkan keuntungan dari partikel makanan turun kepiting, dan kepiting
perlindungan keuntungan dari predator karena kehadiran nematocyst-sarat anemon.
Para Anthozoa Kelas juga mencakup
berbagai jenis karang, termasuk banyak karang pembentuk spesies. Terumbu karang
terbentuk dari kerangka berkapur banyak generasi polip karang. Polip menghuni
hanya permukaan terumbu karang. Terumbu karang adalah salah satu lingkungan
yang paling produktif di dunia, perumahan ribuan jenis ikan dan invertebrata,
belum lagi tanaman dan protista. Seperti beberapa anemon, karang banyak dihuni
oleh alga simbiotik yang disebut zooxanthellae. Ini ganggang fotosintesis sangat
penting bagi mereka karang, yang umumnya tidak hidup pada kedalaman yang cahaya
tidak menembus.
b. Struktur
Tubuh
Tubuh Anthozoa berbentuk silinder
pendek. Pada salah satu ujungnya terdapat mulut berupa celah yang dikelilingi
oleh tentakel yang mengandung nematosista. Ujung yang lain berupa
lempeng untuk melekatkan diri pada suatu dasar. Di bawah mulut terdapat
kerongkongan yang disebut stomodeum. Sepanjang stomodeum, pada satu sisi
atau pada kedua sisi terdapat saluran sempit yang bersilia dan disebut sifonoglifa
yang merupakan alat pernapasan yang paling sederhana. Di bawah stomodeum
terdapat rongga gastrovaskuler yang terbagi menjadi ruang-ruang kecil
oleh sekat-sekat yang berasal dari dinding kerongkongan. Pada sekat ini
terdapat nematosista yang mengeluarkan racun untuk melumpuhkan mangsanya.
Makanannya berupa udang-udangan kecil dan invertebrata lain. [2]
c.
Klasifikasi
Berdasarkan banyaknya sekat-sekat di dalam rongga
tubuh, kelas Anthozoa
dibedakan menjadi dua subkelas, yaitu Hexacorallia (bersekat enam) dan Octocorallia
(bersekat delapan).
1.
Hexacorallia
Hexacorallia memiliki sedikit
tentakel yang kadang-kadang bercabang. Selain memiliki tentakel, ada
Hexacorallia memiliki enam sekat yang masing-masing terdiri dari dua lembar.
Ada Hexacorallia yang tidak memiliki rangka kapur, misalnya Metridium sp. (mawar
laut). Kebanyakan Hexacorallia berkoloni dan membentuk karang, misalnya Fungia
sp., Acropora sp., Oculina, Meandrina sp., dan Epiactis
sp.
2.
Octocorallia
Octocorallia memiliki delapan
tentakel yang bercabang-cabang seperti bulu dan memiliki delapan sekat. Selain
itu, Octocarallia juga memiliki satu sifonogfila ventralis.
Rangka Octocarallia terbuat dari
kapur dan zat induk. Contohnya karang suling (Tubipora
musica), karang kulit (Alcyonium sp.), akar bahar (Euplexaura
sp.), dan koral (Coralium
medea). [3] [4]





Tidak ada komentar:
Posting Komentar